Waktu itu... Hujan rintik-rintik...
Yang tadi cuma penggalan lagu dan pastinya bukan bagian dari cerita gue karena kejadian ini ga berlangsung pas hujan turun rintik-rintik -.-
Sore-sore telfon rumah gue bunyi, gue angkat aja deh dengan gaya super santai. Gini konversasyongnya
Sore-sore telfon rumah gue bunyi, gue angkat aja deh dengan gaya super santai. Gini konversasyongnya
Gue : "Halo"
Penelfon : "Halo. Benar ini dengan nomer telfon *******?"
Gue : "Oh iya bener"
Penelfon : "Gini Mba, ini dari LP3S mau wawancara sebentar"
Gue : "Oh iya-iya" (anak tolol iya-iya aja biar cepet)
Penelfon : "Mba namanya siapa?"
Gue : "Grace"
Penelfon : "Oke Mba. Mmm keadaan ekonomi keluarga Mba gimana dibanding setaun yang lalu? Lebih baik, sama saja atau lebih buruk?"
Gue : "Hem kayaknya lebih baik" (azeek padahal ngasal abeey)
Penelfon : "Kalo keadaan ekonomi Indonesia dibanding setaun yang lalu gimana Mba?"
Gue : (bingung) "Hem gimana ya Mas ya, kayaknya sih sama saja tuh"
Penelfon : "Oke deh. Kalo capres yang paling mihak sama rakyat kecil siapa Mba?"
Gue : (tambah bingung) "SBY deh Mas"
Penelfon : "Kalo capres yang paling bersih dari KKN siapa Mba?"
Gue : (tambah tambah bingung) "Siapa ya Mas ya? Gatau hahaha" (sambil ketawa)
Penelfon : "Ya kira-kira aja Mba"
Gue : "SBY deh SBY"
Penelfon : "Kinerja SBY selama 5 tahun gimana Mba? Memuaskan ga?"
Gue : (tambah tambah tambah bingung) "Ya memuaskan deh"
Penelfon : "Kalo JK gimana?"
Gue : "Aduh gimana ya Mas ya? Ada pilihan 'gatau' ga? Hahaha" (enak banget ya gue ketawa)
Penelfon : (ikutan ketawa) "Hahaha ga ada Mba, atau mau pilih tidak menjawab?"
Gue : "Nah iya deh itu aja"
Penelfon : "Oke oke. Kalo dari kampanye yang udah ada, Mba paling suka kampanyenya siapa?"
Gue : (ga berhenti bingung) "Siapa ya Mas aduh bingung nih"
Penelfon : "Ya kan banyak tuh Mba di TV"
Gue : "Yaudah deh SBY aja SBY"
Penelfon : "Kalo di debat capres paling seru/bagus siapa?"
Gue : (kasian sama Mas-masnya gara-gara dari tadi bingung) "SBY deh"
Penelfon : "Oke ini yang terakhir. Kalo pemilu hari ini, Mba bakal milih siapa?"
Gue : (dengan enteng menjawab) "Ga bakal milih tuh Mas, gabisa soalnya"
Penelfon : "Lho kenapa gabisa Mba?" (heran)
Gue : "Iya kan Saya belom 17 tahun"
Penelfon : "CAPEDEH. Yaudah deh Mba makasih ya"
Gue : "Okay" (menutup telfon)
Buat Mas-mas LP3S yang nelfon ke rumah gue, maaf ya. Emang sia-sia nanya anak idiots kayak gue hahaha.
Penelfon : "Halo. Benar ini dengan nomer telfon *******?"
Gue : "Oh iya bener"
Penelfon : "Gini Mba, ini dari LP3S mau wawancara sebentar"
Gue : "Oh iya-iya" (anak tolol iya-iya aja biar cepet)
Penelfon : "Mba namanya siapa?"
Gue : "Grace"
Penelfon : "Oke Mba. Mmm keadaan ekonomi keluarga Mba gimana dibanding setaun yang lalu? Lebih baik, sama saja atau lebih buruk?"
Gue : "Hem kayaknya lebih baik" (azeek padahal ngasal abeey)
Penelfon : "Kalo keadaan ekonomi Indonesia dibanding setaun yang lalu gimana Mba?"
Gue : (bingung) "Hem gimana ya Mas ya, kayaknya sih sama saja tuh"
Penelfon : "Oke deh. Kalo capres yang paling mihak sama rakyat kecil siapa Mba?"
Gue : (tambah bingung) "SBY deh Mas"
Penelfon : "Kalo capres yang paling bersih dari KKN siapa Mba?"
Gue : (tambah tambah bingung) "Siapa ya Mas ya? Gatau hahaha" (sambil ketawa)
Penelfon : "Ya kira-kira aja Mba"
Gue : "SBY deh SBY"
Penelfon : "Kinerja SBY selama 5 tahun gimana Mba? Memuaskan ga?"
Gue : (tambah tambah tambah bingung) "Ya memuaskan deh"
Penelfon : "Kalo JK gimana?"
Gue : "Aduh gimana ya Mas ya? Ada pilihan 'gatau' ga? Hahaha" (enak banget ya gue ketawa)
Penelfon : (ikutan ketawa) "Hahaha ga ada Mba, atau mau pilih tidak menjawab?"
Gue : "Nah iya deh itu aja"
Penelfon : "Oke oke. Kalo dari kampanye yang udah ada, Mba paling suka kampanyenya siapa?"
Gue : (ga berhenti bingung) "Siapa ya Mas aduh bingung nih"
Penelfon : "Ya kan banyak tuh Mba di TV"
Gue : "Yaudah deh SBY aja SBY"
Penelfon : "Kalo di debat capres paling seru/bagus siapa?"
Gue : (kasian sama Mas-masnya gara-gara dari tadi bingung) "SBY deh"
Penelfon : "Oke ini yang terakhir. Kalo pemilu hari ini, Mba bakal milih siapa?"
Gue : (dengan enteng menjawab) "Ga bakal milih tuh Mas, gabisa soalnya"
Penelfon : "Lho kenapa gabisa Mba?" (heran)
Gue : "Iya kan Saya belom 17 tahun"
Penelfon : "CAPEDEH. Yaudah deh Mba makasih ya"
Gue : "Okay" (menutup telfon)
Buat Mas-mas LP3S yang nelfon ke rumah gue, maaf ya. Emang sia-sia nanya anak idiots kayak gue hahaha.
